Berita Olimpiade Internasional
Tokyo 2020 Luncurkan Elemen Upacara Medali
 04 Jun 2021
Penulis : Tim NOC
Tokyo 2020 Celebrates Athletes, Sustainability by Revealing Victory Ceremony Elements - Indonesia Olympic Commitee
Credit: Tim NOC

Momen puncak dalam atlet selama Olimpiade dan Paralimpiade adalah saat menerima medali. Momen khusus ini kerap dipandang sebagai titik kulminasi dari disiplin diri serta kerja keras sepanjang hidup mereka.

Untuk memastikan momen istimewa ini dirayakan secara meriah, dan dengan 50 hari menjelang Olimpiade, Panitia Penyelenggara Tokyo 2020 meluncurkan elemen-elemen yang akan digunakan dalam Upacara Penghormatan Pemenang, yaitu podium, musik, seragam pembawa medali, dan juga baki medali yang akan dibawa dalam upacara selama Olimpiade dan Paralimpiade.

Setiap elemen didisain untuk menghormati usaha para atlet mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade dan merayakan prestasi mereka, serta menonjolkan komitmen Tokyo 2020 terhadap keberlanjutan.

Acara ini digelar di Ariake Arena, Tokyo dan dihadiri oleh Presiden Tokyo 2020 Hashimoto Seiko, Olimpian dan Paralimpian Jepang. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh atlet dan penonton dari seluruh dunia secara daring.

Podium Pemenang

Sebagai bagian dari inisiatif mitra Olimpiade dunia P&G, podium Tokyo 2020 dibuat dengan menggunakan sampah plastik rumah tangga dan teknologi cetak 3D yang canggih.

Dalam waktu sekitar sembilan bulan, 24,5 ton sampah plastik dikumpulkan dan dimanfaatkan untuk pembuatan 98 podium yang akan digunakan selama Olimpiade dan Paralimpiade.

Logo Olimpiade dan Paralimpiade yang dipasang di podium dibuat dengan menggunakan limbah aluminum dari pemukiman sementara yang dibangun di area yang terdampak gempa bumi besar di Jepang timur pada 2011.

Musik

Digubah oleh salah satu komposer terbaik Jepang, Sato Naoki, musik yang akan digunakan untuk mengiringi upacara pemenang Tokyo 2020 menampilkan berbagai gaya musik, dengan tujuan membuat atlet dari seluruh negara merasa nhaman. Rekaman melibatkan 144 musisi studio dan anggota orkestra simfoni terbaik Jepang. Total 256 musisi berkontribusi untuk bagian string dan chorus - jumlah yang jarang terjadi di Jepang.

Kostum dan Baki Medali

Dibuat berdasarkan konsep modern dari baju seremoni, rancangan kostum ini menggabungkan berbagai teknik produksi kimono tradisional, seperti "kasane' (pelapisan), "ori" (tenunan), "musubi" (simpulan), dan "so-me" (pencelupan), dan juga menampilkan elemen desain modern, seperti fitur pendinginan untuk melindungi dari panas.

Serat daur ulang yang ramah lingkungan digunakan untuk membuat kostum ini, dan baki dibuat dengan menggunakan polimer termoplastik daur ulang. Kostum dan baik didesain oleh direktur fesyen Jepang yang sedang melambung namanya, Yamaguchi Sota.

Dengan konsep berkelanjutan "Menjadi lebih baik bersama - Untuk bumi dan masyarakat", Tokyo 2020 memanfaatkan popularitas Olimpiade untuk menampilkan solusi berkelanjutan. Selain podium, medali dan obor Tokyo 2020 juga terbuat dari material daur ulang. Dengan komitmen terhadap netralitas karbon, Tokyo 2020 akan memanfaatkan teknologi nir karbon, termasuk hidrogen yang akan digunakan untuk menyalakan obor Olimpiade dan armada mobil Olimpiade yang disediakan oleh mitra dunia Olimpiade Toyota.

Sumber: IOC